(Resume mahasisiwa prodi PAI mata kuliah Bahasa Indonesia UIN SUKA Jogja http://uin-suka.ac.id/)
SEJARAH
PERKEMBANGAN BAHSA INDONESIA SERTA KEDUDUKANNYA, FUNGSI DAN PERANNYA DALAM
DUNIA PENDIDIKAN
Dosen
Pengampu : Sri Rokhmi Lestari, S.S.
Di
susun oleh :
Nama : Nur Amntillah
NIM : 15410036
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
PRODI PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM
2016
A. Sejarah perkembangan bahasa
Indonesia
Sejarah
perkembangan ada beberapa tahap , namun di sini hanya dijelaskan dua tahap dan
secara umum .
a.
Masa Prakolonial
Pada
Awalnya bahasa Melayu merupakan akar dari bahasa Indonesia. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu di pakai sebagai bahasa penghubung
antar suku di Nusantara dan sebagai bahasa yang di gunakan dalam perdagangan
antara pedagang dari dalam Nusantara dan dari luar Nusantara. Hal ini di
buktikan dengan adanya berbagai batu bertulis (prasasti), seperti Prasasti
Kedukan Bukit di Palembang (683), Prasati Talang Tuo di Palembang (684),
Prasasti Kota Kapur di Bangka Barat (686), dan Prasasti Karang Brahi antara
Jambi dan Sungai Musi (688) bertulis Pra- Nagari yang berbahasa melayu Kuna.
b.
Masa kolonial
Ketika orang-orang Barat sampai di indonesia pada abad
ke XVI, mereka menghadapi suatu kenyataan, yaitu bahasa Melayu merupakan suatu
bahasa resmi dalam pergaulan dan bahasa perantara dalam
perdagangan (lingua franca). Hal ini dapat di buktikan dari beberapa
kenyataan berikut. Seorang Portugis bernama Pigafetta, setelah menjunjung
Tidore, menyusun semacam daftar kata pada tahun 1522; berarti sebelum itu
bahasa Melayu sudah tersebar sampai Kepulauan Maluku.
Namun,
menurut berbagai sumber (via Wibowo, 2001: 2003) di katakan bahwa bahasa
Indonesia lahir, secara de jure bahasa
Indonesia pada 1945 yakni selaras dengan dicantumkannya secara resmi didalam
UUD 1945 Bab XV, Pasal 36. Adapun secara de
facto bahasa indonesia Lahir sejak 1908 (kebangkitan nasionalisme
Indonesia). Ada beberapa faktor yang menyebabkan diangkatnya bahasa Melayu
menjadi bahsa Indonesia.
1.
Alasan historis, bahsa melayu sudah sejak dahulu
menjadi bahasa perhubungan, bahasa kebudayaan, bahasa perdagangan, dan bahasa
resmi kerajaan.
2.
Alasan linguistik, sistem tata bahasa dalam bahasa
melayu sangat praktis dan sederhana.
3.
Alasan politis, untuk mencapai kemerdekaab diperlukan
bahasa pemersatu.
4.
Alasan psikis, suku Jawa, suku Sunda dan susku- suku
lain secara tulus menerima bahasa melayu menjadi bahsa Indonesia menjadi bahasa
Nasional.
5.
Alasan Ilmiah, bahsa melayu mampu berperan sebagai
saran pengembangan budaya dan iptek.
B. Kedudukan dan Fungsi bahasa
Indonesia
Sesuai dengan rumusan Kongres Bahasa Indonesia II
di Medan (1954), telah disepakati bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa
persatuan bagi seluruh bangsa Indonesia yang berasal dan berdasarkan bahasa
Melayu modern, yang dalam pertumbuhannya senantiasa menyesuaikan diri dengan
kemajuan masyarakat.
1.
Bahasa Nasional (28 Oktober
1928)
Dalam
kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
a)
Sebagai lambang kebanggaan
Indonesia.
b)
Sebagai Lambang identitas
nasional.
c)
Sebagai alat pemersatu suku
bangsa yang berbeda- beda latar belakang sosial, budaya, dan bahasa.
d)
Sebagai alat perhubungan antar
daerah.
2.
Bahasa Negara (UUD 1945, Bab
XV, pasal 36)
Dalam
kedudukannya sebagi bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
a)
Sebagai bahasa resmi negara.
b)
Sebagai bahasa pengantar dunia
pendidikan.
c)
Sebagai alat perhubungan
tingkat nasional.
d)
Sebagai alat pengembangan
budaya dan iptek.
3.
Fungsi Bahasa Secara Umum
a)
Bahasa sebagai sarana
komunikasi.
b)
Bahsa sebagai sarana ekspresi
diri.
c)
Bahasa sebagai srana integrasi-
adaptasi.
d)
Bahasa sebagai sarana kontrol sosial.
e)
Bahasa sebagai sarana
pembangunan kecerdasan.
f)
Bajasa sebagai saran pembangun
karakter.
C. Peran bahasa Indonesia di
bidang Pendidikan
Sebagaimana
telah di jelaskan diatas salah satu fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa
negara adalah sebagai bahasa pengantar di lembaga- lembaga pendidikan mulai
dengan taman kanak- kanak sampai dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia,
kecuali daerah Aceh, Batak, Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Makasar yang
menggunkan bahasa daerah sebgai bahasa pengantar sampai dengan tahun ketiga
pendidikan dasar. Oleh karena bahasa Indonesia
sangat berperan dalam dunia pendidikan kita harus mempelajari ilmu pendidikan
tentang bahasa. Agar kita dapat belajar dan mengetahui bagaimana cara kita
menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Terutama bagi calon
pendidik, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia memang sangat penting. Karena
ketika seorang pendidik memberikan pengajaran kepada anak-anak didiknya, ia
harus bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apabila seorang
pendidik menggunakan bahasa yang kurang baik, maka akan dicontoh anak-anak
didiknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar