Rabu, 09 Maret 2016


(Resume mahasisiwa prodi PAI mata kuliah Bahasa Indonesia UIN SUKA Jogja http://uin-suka.ac.id/)

SEJARAH PERKEMBANGAN BAHSA INDONESIA SERTA KEDUDUKANNYA, FUNGSI DAN PERANNYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Dosen Pengampu : Sri Rokhmi Lestari, S.S.
Di susun oleh :
Nama         : Nur Amntillah
      NIM           : 15410036

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
2016






A.     Sejarah perkembangan bahasa Indonesia
Sejarah perkembangan ada beberapa tahap , namun di sini hanya dijelaskan dua tahap dan secara umum .
a.             Masa Prakolonial
Pada Awalnya bahasa Melayu merupakan akar dari bahasa Indonesia. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu di pakai sebagai bahasa penghubung antar suku di Nusantara dan sebagai bahasa yang di gunakan dalam perdagangan antara pedagang dari dalam Nusantara dan dari luar Nusantara. Hal ini di buktikan dengan adanya berbagai batu bertulis (prasasti), seperti Prasasti Kedukan Bukit di Palembang (683), Prasati Talang Tuo di Palembang (684), Prasasti Kota Kapur di Bangka Barat (686), dan Prasasti Karang Brahi antara Jambi dan Sungai Musi (688) bertulis Pra- Nagari yang berbahasa melayu Kuna.
b.             Masa kolonial
Ketika orang-orang Barat sampai di indonesia pada abad ke XVI, mereka menghadapi suatu kenyataan, yaitu bahasa Melayu merupakan suatu bahasa resmi dalam pergaulan dan bahasa perantara dalam perdagangan (lingua franca). Hal ini dapat di buktikan dari beberapa kenyataan berikut. Seorang Portugis bernama Pigafetta, setelah menjunjung Tidore, menyusun semacam daftar kata pada tahun 1522; berarti sebelum itu bahasa Melayu sudah tersebar sampai Kepulauan Maluku.

            Namun, menurut berbagai sumber (via Wibowo, 2001: 2003) di katakan bahwa bahasa Indonesia lahir, secara de jure bahasa Indonesia pada 1945 yakni selaras dengan dicantumkannya secara resmi didalam UUD 1945 Bab XV, Pasal 36. Adapun secara de facto bahasa indonesia Lahir sejak 1908 (kebangkitan nasionalisme Indonesia). Ada beberapa faktor yang menyebabkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahsa Indonesia.

1.       Alasan historis, bahsa melayu sudah sejak dahulu menjadi bahasa perhubungan, bahasa kebudayaan, bahasa perdagangan, dan bahasa resmi kerajaan.
2.       Alasan linguistik, sistem tata bahasa dalam bahasa melayu sangat praktis dan sederhana.
3.       Alasan politis, untuk mencapai kemerdekaab diperlukan bahasa pemersatu.
4.       Alasan psikis, suku Jawa, suku Sunda dan susku- suku lain secara tulus menerima bahasa melayu menjadi bahsa Indonesia menjadi bahasa Nasional.
5.       Alasan Ilmiah, bahsa melayu mampu berperan sebagai saran pengembangan budaya dan iptek.

B.     Kedudukan dan Fungsi bahasa Indonesia
Sesuai dengan rumusan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan (1954), telah disepakati bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bagi seluruh bangsa Indonesia yang berasal dan berdasarkan bahasa Melayu modern, yang dalam pertumbuhannya senantiasa menyesuaikan diri dengan kemajuan masyarakat.
1.       Bahasa Nasional (28 Oktober 1928)
Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
a)       Sebagai lambang kebanggaan Indonesia.
b)       Sebagai Lambang identitas nasional.
c)       Sebagai alat pemersatu suku bangsa yang berbeda- beda latar belakang sosial, budaya, dan bahasa.
d)       Sebagai alat perhubungan antar daerah.

2.       Bahasa Negara (UUD 1945, Bab XV, pasal 36)
Dalam kedudukannya sebagi bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
a)       Sebagai bahasa resmi negara.
b)       Sebagai bahasa pengantar dunia pendidikan.
c)       Sebagai alat perhubungan tingkat nasional.
d)       Sebagai alat pengembangan budaya dan iptek.
3.       Fungsi Bahasa Secara Umum
a)       Bahasa sebagai sarana komunikasi.
b)       Bahsa sebagai sarana ekspresi diri.
c)       Bahasa sebagai srana integrasi- adaptasi.
d)       Bahasa sebagai sarana kontrol sosial.
e)       Bahasa sebagai sarana pembangunan kecerdasan.
f)        Bajasa sebagai saran pembangun karakter.

C.     Peran bahasa Indonesia di bidang Pendidikan
Sebagaimana telah di jelaskan diatas salah satu fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara adalah sebagai bahasa pengantar di lembaga- lembaga pendidikan mulai dengan taman kanak- kanak sampai dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, kecuali daerah Aceh, Batak, Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Makasar yang menggunkan bahasa daerah sebgai bahasa pengantar sampai dengan tahun ketiga pendidikan dasar. Oleh karena bahasa Indonesia sangat berperan dalam dunia pendidikan kita harus mempelajari ilmu pendidikan tentang bahasa. Agar kita dapat belajar dan mengetahui bagaimana cara kita menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Terutama  bagi calon pendidik, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia memang sangat penting. Karena ketika seorang pendidik memberikan pengajaran kepada anak-anak didiknya, ia harus bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apabila seorang pendidik menggunakan bahasa yang kurang baik, maka akan dicontoh anak-anak didiknya.